

Saya seorang Muslim. Saya yakin semua agama mengajarkan kebaikan. Benar dan kebenaran itu berbeda. Benar atau salah adalah bukan cara kita menilai suatu kepercayaan.
Saya tidak akan menghakimi apa yang menurut saya salah. Menilai diri sendiri memang hanya sebuah langkah. Kebenaran hanya milik Allah, saya hanya manusia yang belum menjadi Muslim yang kaffah.
Manusia dilahirkan dari rasa kasih sayang. Cinta sesama manusia adalah fitrah. Allah tidak mengaruniai saya sebagai onggokan daging yang tidak berpikir. Perbedaan itu anugerah. Saya yakin dengan agama saya, sama yakinnya dengan penganut agama lain mempercayai agamanya.
Saya bersyukur dapat hidup di tengah perbedaan agama, keyakinan, budaya, dan pandangan. Inti dari hamonis adalah menghargai dan mengapresiasi kebaikan. Sekarang kita sudah bukan anak kecil lagi. Nilai-nilai toleransi adalah bukan lagi hal yang harus diajarkan lagi. Kedamaian dalam beragama sebenarnya sudah muncul sebelum kita dilahirkan di tanah Indonesia ini.
___________________________________________
-hanya sekilas pandangan saya saja mengenai Peristiwa Cikeusik, 6 Februari 2011